george aditjondro - Main Pukul saat Peluncuran Buku


Belum reda soal kontroversi dari isi buku George Aditjondro membongkar gurita cikeas, George kembali menuai kontroversi dengan memukul salah satu anggota fraksi partai Demokrat.
Peluncran buku George aditjondro membongkar gurita cikeas yang diselenggarakan oleh petisi 28 itu diwarnai sedikit kericuhan. Menurut sumber, ada lontaran kata-kata kasar dari pihak tertentu yang membuat George Aditjondro emosi kemudian memukul orang tersebut buku yang sedang dipegang dengantangan kirinya. Korban pemukulan George Aditjondro itu adalah Ramadhan Pohan.
Berikut Detil kejadian tersebut.

"Mr George pada buku Anda, Anda berhalusinasi, insituasi, dan membayangkan seolah-olah ada sebagian dari dana penyelamatan bagi Bank Century ke Jurnal Nasional, "Ramadhan berbicara pada peluncuran mengulangi pernyataan dalam wawancara televisi pekan ini dengan George.


George memotong segera mengatakan "Kau bohong. Itu tidak benar. "

Beberapa pembicara pada peluncuran termasuk anggota parlemen dari partai Golkar Bambang Soesatyo, mantan anggota parlemen dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Permadi, Ray Rangkuti dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Masyarakat Sipil untuk Indonesia), Adhie Massardi (Komite Bangkit Indonesia).

Argumen antara dua orang terus bahkan ketika pembicara lain mengambil giliran berbicara, hingga George Aditjondro mengayunkan buku ke wajah Ramadhan Pohan, memukul pertama kali anggota parlemen dari Partai Demokrat di mata.

George didakwa dengan satu tuntutan pelecehan setelah Ramadhan Pohan pergi ke Kepolisian Daerah Jakarta melaporkan penyerangan yang dilakukan George Aditjondro tersebut.

george aditjondro - membongkar gurita cikeas


George Aditjondro mungkin menjadi sosok yang paling sering dibicarakan pada akhir tahun ini. Lewat bukunya yang kontroversial "Membongkar Gurita Cikeas", George mencoba membeberkan fakta sebenarnya skandal bank Century. Inti dari skandal tersebut adalah bahwa penyelamatan bank Century sebenarnya hanya untuk menyelamatkan dana nasabah yang mana nasabah tersebut adalah salah satu penyumbang terbesar dalam kampanye partai Demokrat, partainya SBY.
Buku tersebut sangat laris sekali di pasaran. Bahkan saat ini menurut kabar, Anda harus memesan terlebih dahulu agar bisa memiliki buku George Aditjondro tersebut.
Sekilas Profil George Aditjondro
George Aditjondro sendiri adalah seorang ahli sosiologi korupsi. George Aditjondro sendiri mulai dikenal sejak tahun 1994 karena kritik kerasnya terhadap pemerintahan Presiden Soeharto. Sejak tahun 1995, George Aditjondro "mengungsi" ke Australia dan baru pada tahun 2002 dia pulang ke Indonesia. Selama di Australia, George Aditjondro adalah seorang dosen pada University of Newcastle.